Tinjau SDN 03, Edi Minta Bangunan Ditata Ulang

Toilet Sekolah Segera Direnovasi

 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meninjau SDN 03 Jalan Sulawesi Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis (29/8/2019). Peninjauan itu untuk melihat langsung kondisi toilet dan gedung sekolah yang berdiri sejak tahun 1970-an. Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan segera merehab toilet SDN 03 yang kondisinya sudah tidak layak. "Untuk sementara ini kita renovasi dulu toiletnya semaksimal mungkin. Kloset yang rusak akan diganti baru, keramiknya maupun kran airnya kita ganti termasuk pengolahan air limbahnya," ujarnya saat meninjau sekolah itu.

 

Pihaknya juga akan memperbanyak  wastafel di beberapa titik untuk mencuci tangan sehingga siswa terbiasa mencuci tangan dengan sabun sebagai edukasi hidup sehat. 

 

Lokasi sekolah yang strategis yang berada di jantung kota dan daerah pendidikan, menurutnya sudah selayaknya ditata ulang. Banyak lahan terbuka di lingkungan sekolah yang bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga sekolah tersebut betul-betul layak. "Dengan lingkungan sekolah yang eco green atau hijau menjadikan sekolah itu nyaman dan tertata. Apalagi dengan luas lokasi di atas rata-rata sehingga bisa dengan mudah menatanya," jelas Edi.

 

Penataan toilet rencananya akan dilakukan tahun ini. Sedangkan untuk penataan ulang keseluruhan bangunan, didesain terlebih dahulu. Sebab bentuk bangunan gedung yang ada saat ini tidak beraturan dan masih banyak lahan kosong yang tidak dimanfaatkan sehingga terkesan kumuh. "Apalagi sekolah ini lokasinya strategis. Nanti bangunan ini akan dibongkar habis dan dibangun baru, minimal dua lantai," terangnya.

 

Sementara sekolah-sekolah lainnya juga akan dilakukan penataan ulang. Terpenting, lanjutnya, saat ini sekolah-sekolah yang ada berfungsi dulu, proses belajar mengajar tidak terganggu. "Proses belajar mengajar tidak terganggu terutama suasana ruang kelas dan toiletnya saya minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak merapikannya sehingga layak untuk digunakan," ungkapnya.

 

Diakui Edi, selama lima tahun kepemimpinannya ke depan, tidak mungkin seluruh sekolah terakomodir untuk ditata ulang. Namun demikian, setiap tahunnya akan ada beberapa sekolah yang dilakukan penataan ulang sesuai prioritas. "Ada beberapa sekolah, sebanyak sekitar 60 sekolah SD dan SMP yang direhab dengan Dana Alokasi Khusus (DAK). Setiap tahun kita lakukan rehab bangunan sekolah termasuk ruang kelas, halaman dan pagarnya," sebut Edi.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Lazis menerangkan, jumlah toilet SDN 03 yang akan direhab sebanyak enam toilet. Sebagai tindak lanjutnya, sekolah ini juga akan dilakukan penataan ulang dengan jumlah bangunan dua lantai. "Dengan penataan ulang ini diharapkan sekolah ini menjadi sekolah model dan sekolah percontohan," tuturnya.

 

Dengan penataan ulang bangunan menjadi dua lantai, ruang belajar diperkirakan juga akan bertambah sekitar 30-an ruangan. Saat ini jumlah ruang belajar yang ada 24 ruangan. "Karena memang peminat yang mendaftar di sekolah ini setiap tahunnya meningkat," imbuh Syahdan.

 

Kepala SDN 03 Pontianak Selatan, Slamet Supriyono menyatakan ungkapan terima kasihnya kepada Pemkot Pontianak yang memperhatikan sekolah yang dipimpinnya. "Sekolah ini memang sejak dahulu belum pernah direhab terkecuali bagian atapnya," tuturnya.

 

Meskipun awalnya yang akan direhab adalah toilet, namun ternyata dari Pemkot Pontianak berencana akan menata ulang keseluruhan bangunan sekolah yang ada. "Kami berterima kasih karena kepedulian Pemkot Pontianak terhadap sekolah kami yang memang perlu perhatian serius," pungkasnya. (jim/humpro)