You are hereBLH Sosialisasikan Izin Lingkungan

BLH Sosialisasikan Izin Lingkungan


By jimigantung - Posted on 21 November 2012

Sebagai Prasyarat Memperoleh Izin Usaha

Sebagai upaya perlindungan dan pengendalian lingkungan hidup, perlu dilakukan sosialisasi dengan menyebarluaskan berbagai informasi terkait lingkungan hidup. Untuk itu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pontianak, Rabu (21/11) menggelar sosialisasi peraturan lingkungan hidup khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 tahun 2012 di Hotel Orchardz Jalan Perdana Pontianak. Peserta sosialisasi sebanyak 100 orang antara lain stakeholders meliputi masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah, terutama terkait berbagai ketentuan yang telah diatur dan ditetapkan dalam PP Nomor 27 tahun 2012 tentang izin lingkungan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Syarif Ismail mengatakan, izin lingkungan yang dikeluarkan nantinya adalah prasyarat untuk memperoleh izin usaha dan kegiatan yang berdampak pada lingkungan. “Maka peraturan ini akan mengatur berbagai aspek kehidupan dan aktivitas masyarakat,” ujar Ismail.
Selain itu, lanjut dia, produk hukum sebagai turunan PP tentang izin lingkungan ini, harus segera dilengkapi dan disediakan agar implementasinya tidak mengambang atau menggantung disebabkan masih ada aturan hukum yang belum dibuat.
Menurutnya, peraturan yang dibuat itu dengan maksud melindungi dan mengendalikan lingkungan hidup tersebut. “Bukanlah paraturan yang semata-mata melarang pemanfaatan dan penggunaan lingkungan hidup oleh manusia, namun sebuah peraturan yang dapat diterapkan dan diimplementasikan di lapangan dengan baik,” tuturnya.
Terkait sosialisasi PP Nomor 27 tahun 2012 tentang izin lingkungan yang digelar hari ini, dinilainya sebagai langkah yang tepat dan strategis bagi pemerintah dan masyarakat Kota Pontianak. “Ini sejalan dengan visi Kota Pontianak yakni Pontianak sebagai kota Khatulistiwa berwawasan lingkungan, terdepan dalam pengembangan sumber daya manusia dan pelayanan publik,” terangnya.
Melalui visi tersebut, lanjutnya, pembangunan Kota Pontianak senantiasa dilakukan secara berimbang antara kegiatan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan sehingga terwujud Kota Pontianak yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan. “Hal tersebut dapat dibuktikan dengan perkembangan yang semakin tinggi pada investasi hotel, wisata kuliner, jasa pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.
Ketua Panitia Penyelenggara, Firayanta mengatakan, kegiatan sosialisasi ini digelar selama satu hari. “Pemateri sosialisasi terdiri dari Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar dan Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak,” pungkasnya. (nas)