Video Karya Pelajar SMAN 1 Pontianak Juarai Kompetisi se-Indonesia

Pemkot Pontianak Asuransikan Petugas Damkar
30/11/2017
Pengumuman Pemenang Peningkatan Jl. 28 Oktober (Tambahan DAK Fisik)
30/11/2017

Video Karya Pelajar SMAN 1 Pontianak Juarai Kompetisi se-Indonesia

Tampilkan Wakeskate sebagai Daya Tarik Wisata Sungai Kapuas

 

Video berjudul ‘The Harmony of Pontianak’ berhasil mengantarkan pelajar asal SMAN 1 Pontianak sebagai juara pertama nasional dalam Magnificity Video Competition yang digelar Axis bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam video berdurasi hampir tiga menit ini, di tangan Albarra Naufala Erdanto, Ade Gilang Alparizi, Muhammad Rafif dan Muhammad Syaldan Nurazka mampu menyisihkan 180 video se-Indonesia. Kompetisi ini mengusung tema potensi yang dimiliki kota masing-masing. Keinginan menggali potensi-potensi wisata yang dimiliki kota berjuluk Khatulistiwa ini menjadi latar belakang dibuatnya video singkat yang bisa disaksikan di Youtube. “Kami ingin menunjukkan bahwa Kota Pontianak ini juga kaya dengan potensi wisata terutama wisata Sungai Kapuas,” ungkap Albarra didampingi rekan-rekannya yang terlibat dalam pembuatan video usai bertemu dengan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji di Kantor Wali Kota, Kamis (30/11/2017).

Menurutnya, dengan video yang dibuatnya bersama teman-temannya sesama pelajar SMAN 1, dirinya ingin menunjukkan kepada khalayak ramai bahwa Pontianak mempunyai Sungai Kapuas yang menarik. Karenanya, dalam video ini pula ditampilkan permainan wakeskate atau olahraga skate air yang dilakukan di Sungai Kapuas. “Sengaja kami kemas dalam video ini untuk menunjukkan bahwa Pontianak memiliki banyak daya tarik wisata,” sebutnya.

Dijelaskan Albarra, proses pengerjaan video memakan waktu selama sepekan, mencakup proses syuting dan lain sebagainya. Kemudian setelah melalui proses syuting, dilanjutkan dengan editing video yang membutuhkan waktu sekitar lima hari. Diakuinya, kendala yang dihadapi ketika melakukan syuting adalah harus memperoleh izin dari tempat-tempat tertentu untuk mengambil gambar. “Tetapi ada pula beberapa tempat yang hanya dengan izin secara lisan terus kita ambil gambar,” ujarnya.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengapresiasi prestasi yang diukir oleh para pelajar SMAN 1 Pontianak. Ia berharap, industri kreatif di Kota Pontianak tidak hanya berkembang di kalangan profesional tetapi juga merambah pada anak-anak muda terutama pelajar. “Ini suatu hal yang membanggakan dan membuktikan industri kreatif di Kota Pontianak ini terus berkembang,” katanya.

Pihaknya akan terus mendorong mereka yang berhasil menjadi juara ini untuk terlibat dalam bagian promosi wisata Kota Pontianak terutama kuliner. Mereka akan mengangkat kuliner yang ada di Pontianak, seperti Warung Kopi Asiang, paceri nanas dan lain sebagainya melalui sajian video. “Ini bagus, artinya anak-anak muda berupaya untuk mempromosikan Pontianak ini supaya lebih dikenal keunikannya juga. Mungkin nanti kita akan lombakan video tentang sisi unik Kota Pontianak bagi anak-anak muda,” imbuhnya.

Rencananya, hadiah senilai Rp5 juta sekaligus workshop videografi eksklusif dari YouTuber terkenal Bayu SKAK akan diserahkan langsung oleh pihak Axis di SMAN 1 Pontianak pada tanggal 17 Desember 2017 mendatang.

Video ‘The Harmony of Pontianak’ ini menampilkan berbagai tempat wisata, seperti Tugu Khatulistiwa, Masjid Jami’, Kraton Kesultanan Kadriyah, Sungai Kapuas dengan berbagai aktifitasnya, Taman Alun Kapuas, Rumah Radakng dan sebagainya. “Dari sekian banyak lokasi syuting, yang paling menarik ketika kami mengambil gambar anak-anak bermain wakeskate di Sungai Kapuas,” pungkasnya. (jim)

 

Comments are closed.

'